Selasa, 13 Maret 2012
Kenaikan BBM, Cinta Dan Monyet
Beberapa hari ini banyak orang membicarakan tentang naiknya BBM (Bau Badan Monyet, eh, Bahan Bakar Minyak...^^). Mulai dari berita di teve sampai status-status fb semuanya tentang BBM yang lagi naik. Rata-rata mereka memiliki sikap yang sama yaitu protes, menyalahkan atau mengeluh tentang naiknya harga bahan bakar.
Lalu apa hubungan naiknya BBM dengan dunia percintaan? Dengan naiknya BBM, jomblo-jomblo akan menjadi stress karena harga pulsa juga ikutan naik, harga bensin naik, tarif angkot naik, yang membuat rencana PDKT mereka terhambat. Akhirnya mereka yang tergabung dalam organisasi IJILSIU (Ikatan Jomblo Imut dan Lucu Seluruh Indonesia Ueeekkk) akan mengadakan demo besar-besaran di istana negara dan menuntut presiden SBY untuk segera "Maafin Marwan ya..." *gak nyambung banget ya...hehe*
Ok! Kembali ke topik... (paragraf diatas cuma becanda :p)
Sebenarnya kita tidak perlu sampai mengeluh, protes atau menyalahkan pemerintah atas masalah ini karena hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga kita. Lagipula apa dengan kita mengeluh atau menyalahkan, keadaan kita akan menjadi lebih baik? Tentu saja tidak. Justru semakin Kamu mengeluh dan menyalahkan, semakin Kamu akan merasa stress dan merasa kehidupan Kamu menjadi lebih buruk.
Tulisan ini tetap berhubungan dengan cinta. Ini tentang bagaimana Kamu mencintai dirimu sendiri dan berani tampil BERBEDA dalam menunjukkan sikap ketika menghadapi sebuah masalah.
Apapun masalah Kamu saat ini, BERHENTILAH untuk mengeluh atau menyalahkan siapapun dan mulailah MEMPERBAIKI keadaan Kamu. Dengan begitu, hidupmu akan menjadi LEBIH BAIK dan terus BERGERAK MAJU dibandingkan mereka yang hanya bisa mengeluh/menyalahkan, tanpa melakukan apa-apa.
Menurutku solusi terbaik untuk menghadapi masalah kenaikan harga BBM adalah dengan ikut MENAIKKAN pendapatan/penghasilan kita. Ada begitu banyak cara yang bisa Kamu lakukan untuk menaikkan tingkat penghasilan Kamu. Mulai dari memiliki usaha sampingan atau bekerja dengan lebih giat dan cerdas. Bukan modal yang Kamu butuhkan untuk itu, tapi hanya ide dan keterampilan untuk berpikir.
Pikirkan lagi, karena ini tentang mencintai diri Kamu sendiri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar