Sayangnya, tak semua orang dapat tidur pulas. Dewasa ini, banyak orang yang memiliki masalah “I can’t sleep” atau insomnia. Seringkali masalah insomnia ini kurang dimengerti dan ditatalaksana dengan baik seperti mengobati diri sendiri, biasanya gagal dan hanya sekitar 30% yang berobat ke dokter.
Insomnia adalah suatu keadaan, dimana seseorang tidak mampu mempertahankan tidur atau tidak dapat tidur seperti yang diharapkan. Ada yang mengalami kesulitan untuk masuk ke dalam keadaan tidur (Insomnia Inisial), sering terbangun di tengah malam dan sulit tertidur lagi atau terbangun pada dini hari dan sulit tidur kembali (Insomnia Terminal).
Banyak orang masih kurang memperdulikan masalah sulit tidur atau Insomnia ini. Insomnia yang berlangsung beberapa hari (Insomnia Sementara), dua sampai empat minggu atau lebih dari satu bulan (Insomnia Kronis) yang dibiarkan terus-menerus, tanpa adanya penanganan yang baik akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan psikologis seperti kesulitan berkonsentrasi, gangguan memori, rasa lelah, ketidakstabilan emosi serta depresi.
Penyebab :
1. Perubahan normal pola tidur.
Individu dengan pola kerja shift atau yang mengalami jet lag, sering mengeluh mengalami sulit tidur, gangguan memori, rasa lelah dan ketidakstabilan emosi.
2. Berhubungan dengan penyakit lain dan obat-obatan tertentu.
3. Kondisi kejiwaan.
Hampir 70% penyebab sulit tidur dikarenakan adanya faktor psikologis seperti depresi, gangguan kecemasan, ganggua panik dan gangguan prilaku akibat penyakit Alzheimer maupun demensia.
4. Hygiene tidur yang buruk.
Seperti suara, bunyi, pencahayaan, suhu yang berlebihan, atau penggunaan alkohol, merokok, dan aktivitas yang tidak sesuai menjelang tidur, serta kecemasan maupun harapan-harapan yang tidak tepat akan kebutuhan tidur.
Trik dan Solusi agar tidur lebih baik.
a. Kebiasaan Tidur
Secara alamiah tubuh diciptakan aktif di siang hari dan butuh istirahat pada malam hari. Fluktuasi irama sirkadian akan memberi pengaruh pada kinerja fisik dan mental serta tubuh perlu waktu untuk beradaptasi kembali terhadap perubahan waktu tidur.
- Tempat tidur hanya untuk tidur atau aktivitas seksual.
- Lingkungan tidur yang tenang, cahaya dan suhu yang menyenangkan.
b. Modifikasi Perilaku
- Jadwal tidur-bangun yang teratur karena tubuh mencintai konsistensi.
- Tidur HANYA bila mengantuk. Apabila tidak bisa tidur dalam 20 menit, maka keluarlah dari kamar dan cari tempat lain untuk tidur.
- Tidur siang lebih dari 45 menit.
- Hindari alkohol, kopi, rokok dan makanan yang berlebihan sebelum tidur.
Biasakan olahraga pada pagi atau siang hari.
c. Terapi Kognitif
Terapi kognitif ini berguna untuk meningkatkan pola berpikir seperti :
- Pengertian tentang tidur.
- Tidur diperlukan dan sangat almiah karena merupakan hasil dari aktifitas area tertentu di otak yang memproduksi tidur.
- Setiap orang memiliki jumlah waktu tidur yang berbeda.
- Mengurangi mitos dan strategi yang salah tentang tidur.
d. Pengobatan
Jika kebiasaan tidur, modifikasi perilaku maupun terapi kognitif tetap tidak dapat memberikan tidur yang baik bagi anda, maka konsultasikan dengan dokter untuk menentukan faktor penyebab dan keuntungan pemakaian obat tidur (sleep drugs) yang tepat untuk masalah insomnia anda..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar